TNI Polri + Masyarakat Solid = NKRI Kuat!

Masih segar di ingatan bila TNI dan Polri zaman dahulu hampir selalu menjadi momok menakutkan masyarakat Indonesia. Kesan sangar, beringas, atau paling halus galak selalu tersemat ke kedua instansi pembela NKRI ini.

Era reformasi datang, TNI dan Polri seolah lahir kembali, menemukan jati diri sejati sebagai pelindung atau pelayan masyarakat negeri. Program seperti Jum’at Bersih TNI atau kampanye Smile Police Polri sungguh menyejukkan hati penduduk Indonesia.

Kekayaan Bangsa Indonesia

Tercatat di data sensus BPS tahun 2010 silam, bahwa Indonesia memiliki kekayaan 300 kelompok etnik atau kurang lebih 1.340 suku bangsa yang tersebar dari Sabang sampai Merauke.

Ragam penduduk yang luar biasa banyak, sumber daya alam melimpah ruah, dan juga sumber daya manusia berkualitas yang sedang beranjak bangkit di Indonesia tentunya menjadi salah satu incaran oknum-oknum untuk memecah belah atau mengacak-acak kesatuan NKRI.

Yah, seperti yang kita ketahui, saat ini konsep toleransi, kerukunan, dan kebersamaan seolah terkikis karena provokasi dan kampanye hitam beberapa (atau banyak?) baik individual maupun golongan.

Toleransi, Sebuah Alat Perekat Bangsa

Toleransi adalah sebuah sikap saling menghormati dan menghargai baik antara kelompok atau antar individu dalam sebuah masyarakat atau lingkup lainnya. (dikutip dari Wikipedia)

Sikap toleransi di atas sangat diperlukan di negara kita yang banyak sekali ragam suku, bahasa, bahasa, karena bisa menghindarkan adanya diskriminasi terhadap kelompok tertentu di dalam sebuah masyarakat.

Isu terhangat baru-baru ini adalah isu SARA yang kemungkinan besar sengaja dibakar untuk menyulut emosi salah satu atau beberapa penganut agama tertentu.

Tips Toleransi Yang Bisa Anda Lakukan Sekarang

Berikut merupakan beberapa tips praktek toleransi yang bisa Anda terapkan di kehidupan Anda sehari-hari:

  • Bergaul dengan semua orang tanpa membeda-bedakan. Baik suku, agama, ras, atau golongan
  • Menghargai dan menghormati peryaan hari besar agama orang lain
  • Tidak menghina, merendahkan, atau menjelek-jelekkan ajaran agama, ciri khas suku, bahasa, dan lain lain
  • Memberi kesempatan pada orang lain untuk melakukan ritual baik agama atau suku sesuai kebutuhan
  • Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain
  • Berkontribusi memberikan rasa aman kepada orang lain yang sedang beribadah
  • Bergaul dengan baik kepada tetangga yang mungkin memiliki perbedaan dengan kita
  • Menolong tetangga yang memiliki masalah walau ada perbedaan baik suku, agama, ras, golongan dengan kita

Peran serta TNI dan Polri di sini sudah barang tentu sangat penting, karena dua instansi ini dipercaya sebagai pelindung dan pengayom masyarakat Indonesia.

Jadi, selain dari diri individunya sendiri mempraktekkan toleransi dengan baik, diharapkan semua anggota TNI maupun Polri juga bisa memberikan contoh praktek toleransi kepada masyarakat.

Percayalah, TNI, Polri, dan masyarakat solid, bersatu, rukun dan damai, NKRI akan kuat dan berdaya!

Artikel terkait:

Kolom komentar & pertanyaan